Memahami Apa Itu Kriptografi & Fungsinya

by Shara Nurrahmi
0 comment 26 views
Memahami Apa Itu Kriptografi & Fungsinya

Dengan memahami apa itu kriptografi & fungsinya, Anda dapat mengerti mengenai banyak hal yang berhubungan dengan ilmu terapannya. Barangkali, Anda sudah tidak asing lagi dengan hal tersebut.

Akan tetapi, agar bisa lebih jelas mengenai seluk beluknya, yuk simak penjelasan lengkap mengenai kriptografi dalam bagian berikutnya. Diharapkan, melalui uraian yang akan dipaparkan, Anda dapat memahami apa itu kriptografi & fungsinya secara komprehensif.

Pengertian Kriptografi

Hal pertama yang perlu dibahas dalam memahami apa itu kriptografi & fungsinya, yakni mengenai definisinya terlebih dahulu. Apa itu kriptografi? Apakah ada penemuan hebat yang didasari oleh kriptografi? Boleh jadi, Anda sudah sangat familiar dengan eksistensinya. Namun, apakah sebetulnya definisi yang melingkupinya?

Kriptografi merujuk pada ilmu sekaligus juga seni yang tujuannya untuk menjaga kerahasiaan dari pesan, berupa data maupun informasi melalui penyamaran pesan itu sendiri. Penyamaran disini berarti mengubah informasi menjadi bentuk yang sulit untuk dimengerti. Sehingga, hanya bisa diketahui oleh yang bersangkutan saja. Orang lain yang tidak berkepentingan mungkin saja merasa aneh dengan data yang telah disamarkan ini. Atau, bisa jadi merasa biasa saja karena tidak mengerti.

Akan tetapi, tentunya berbeda dengan pihak yang bersangkutan secara langsung. Orang tersebut pasti akan mengetahui apa sebetulnya wujud asli dari informasi yang disampaikan tersebut. Dengan begitu, yang bersangkutan menjadi dapat menangkap maksud dan isi dari suatu data yang telah disamarkan untuknya.

Hal sedemikian ini menjadi efektif manakala terdapat informasi yang sifatnya memang benar-benar rahasia serta tidak boleh diketahui secara luas. Termasuk di dalamnya informasi mengenai data pribadi yang krusial. Alangkah baiknya untuk melindungi data pribadi dengan tidak menyebarkannya secara luas sembarangan. Sebab, ketika terjadi kebocoran data pribadi, maka justru bisa berpotensi menjadikan Anda mengalami kerugian, karena berpeluang menghadapi cybercrime.

Baca :   Peraturan Tentang Cuti PNS Terbaru

Berangkat dari definisinya tersebut, dalam memahami apa itu kriptografi & fungsinya ini, mungkin Anda sudah menangkap apa sebenarnya tujuan dari penggunaan kriptografi. Ya, tujuan penyamaran data atau penyandian ini tidak lain adalah agar pesan tidak dimengerti oleh publik yang tidak berkepentingan. Dengan kata lain, hanya bisa diketahui oleh orang yang bersangkutan saja.

Fungsi Kriptografi Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pada bagian sebelumnya, telah diuraikan mengenai pengertian serta tujuan dari kriptografi. Untuk memahami apa itu kriptografi & fungsinya, tentu pembahasan mengenai fungsi tidak bisa terlepas. Merujuk pada tujuannya agar informasi penting tidak tersebar secara luas dan jatuh ke tangan orang yang salah, maka fungsi kriptografi adalah untuk melindungi berbagai informasi penting.

Tidak melulu informasi besar dalam lingkup yang luas. Dalam kehidupan sehari-hari, fungsi sebagaimana yang telah disebutkan itu pun bisa Anda optimalkan. Sekalipun Anda bukan seorang yang menekuni dunia coding, tetapi berbagai aspek penting dalam kriptografi bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya, untuk melindungi data penting atau kepentingan pribadi.

Kaspersky menjelaskan manakala pengguna harus selalu melakukan enkripsi terhadap pesan apapun yang dikirimkan. Idealnya, para pemula bisa memakai bentuk enkripsi berupa kunci publik. Tidak hanya sampai disitu, alangkah baiknya pula untuk menjalankan enkripsi terhadap berbagai file penting yang juga sensitif. Misalnya, foto-foto keluarga, sampai berbagai data perusahaan yang mungkin dibawa ke rumah untuk diselesaikan.

Baca :   Kelebihan dan Kekurangan Profesi PNS Beserta Daftar Gaji PNS Tahun 2020

Cara sederhana guna mengenkripsikan data menggunakan metode kriptografi, yakni dengan menemukan solusi keamanan yang telah menyertakan algoritma kriptografi kuat. Sekaligus juga tampilan antar muka yang tidak sulit untuk digunakan. Hal tersebut bisa membantu pengguna guna memastikan kualitas fungsi enkripsi secara teratur, serta mencegah terjadinya kehilangan data.

Walaupun perangkat seluler, hard drive, maupun media penyimpanan lainnya hilang misalnya, melalui metode enkripsi yang benar, maka data di dalamnya bisa selalu diback-up. Selain itu, data-data tersebut juga menjadi sulit untuk dipakai oleh pihak yang tidak berwenang. Maka dari itu, penting sekali untuk memahami apa itu kriptografi & fungsinya.  

Kumpulan Terminologi Dasar Dalam Kriptografi

Agar bisa memahami apa itu kriptografi & fungsinya secara komprehensif, perlu untuk meninjau mengenai apa saja terminologi dasar yang terdapat dalam kriptografi. Penjelasan mengenai hal tersebut akan diuraikan dalam tabel di bawah ini:

1ChiperteksSering pula disebut sebagai cryptogram yang artinya teks tersandi atau pesan hasil penyandian yang telah dilakukan.
2PlainteksNama lainnya, yaitu cleartext, yang berarti pesan yang dirahasiakan. Dengan kata lain, merupakan teks jelas yang bisa dimengerti.
3DeskripsiProses pembalikan dari chiperteks (pesan tersandi) ke plainteks (teks jelas).
4EnkripsiKebalikan dari proses deskripsi, yakni proses penyandian dari plainteks agar menjadi chiperteks.
5Algoritma KriptografiPenyebutan lainnya adalah chipper. Merupakan aturan yang berfungsi sebagai enchipering serta deciphering. Dalam artian, fungsi matematika yang dipakai dalam enkripsi dan deskripsi.
6KriptograferMerujuk pada orang yang memanfaatkan algoritma kriptografi guna merahasiakan pesan serta melakukan deskripsi terhadapnya kembali.
7KriptanalisisIlmu serta seni untuk memecahkan chiperteks, yakni proses agar bisa mendapatkan plainteks dari chiperteks yang ada, tanpa mengerti apa kunci yang digunakan di dalamnya. Adapun orang yang menjalankannya disebut sebagai kriptanalis.
8KriptologiStudi yang isinya mengenai kriptografi dan kriptanalisis.

Setelah memahami apa itu kriptografi & fungsinya dari terminologi dasar, lalu apa saja contoh aplikasi kriptografi? Contohnya, seperti pengiriman data menggunakan saluran komunikasi. Ada pula penyimpanan data dalam disk storage. Sementara itu, adapun beberapa contoh aspek yang memanfaatkan kriptografi dalam kehidupan sehari hari, antara lain ATM, handphone, komputer kantor, internet, berbagai gedung bisnis, serta pangkalan militer.

Baca :   Mengupas Konsep Ekonomi Kebutuhan dan Kelangkaan

Sejarah Kriptografi

Usai membahas mengenai komponen-komponen dasar dalam kriptografi, tentunya kurang lengkap manakala tidak mengulas mengenai sejarah yang melingkupinya. Ditinjau dari bahasa, kriptografi berasal dari bahasa Yunani. Yakni, kriptos yang berarti hidden, serta logos yang artinya written. Secara istilah, bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara untuk menyembunyikan pesan.

Namun, definisi seperti yang telah disebutkan itu terlalu sempit manakala digunakan untuk aplikasi kriptografi modern yang terdapat dalam sistem komputer. Akan tetapi, dalam pembahasan mengenai sejarah ini, lebih tepat untuk menggunakan definisi klasik dari kriptografi yang masih relevan.

Mulanya, kriptografi dipakai oleh Sparta guna keperluan militer. Pada abad ke-7, Archilochus, seorang sejarawan Yunani, menuliskan puisi mengenai bagaimana tentara Sparta memanfaatkan alat yang bernama Scytale. Scytale itu terdiri dari satu silinder serta sebuah pita pesan panjang berupa kain atau kertas. Silinder digunakan sebagai tempat melilitkan pita pesan. Sedangkan pita panjang akan dililitkan pada silinder.

Dalam menyembunyikan pesan pertama kali, yang dilaksanakan yakni dengan melilitkan pita pesan pada silinder hingga mampu menutupi permukaan silinder, tetapi tidak saling tindih. Kemudian, pesan pesan ditulis melalui pita yang telah dililitkan dengan penulisan huruf per huruf. Jika semua karakter atau huruf telah tertulis, maka pita akan dipisahkan dari silinder. Hingga akhirnya, huruf-huruf yang ada tidak bermakna.

Jadi, itulah seputar informasi yang krusial guna memahami apa itu kriptografi & fungsinya. Dengan informasi yang telah diuraikan tersebut, diharapkan mampu membuat Anda lebih memahami mengenai kriptografi secara lebih mendalam sekaligus menyeluruh.

You may also like

Leave a Comment