Mengenal Mars si Pemilik Julukan Planet Merah

by Trianilus
0 comment 77 views
Mengenal Mars si Pemilik Julukan Planet Merah

Anda pastinya sudah mengenal planet Mars, kan? Katanya, planet merah ini dapat ditinggali oleh manusia. Benarkah demikian?

Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan lengkap tentang planet Mars, mulai dari pengertian, ciri-ciri hingga strukturnya, di bawah ini.

Pengertian Planet Mars

Planet Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Mars memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari Bumi Namun, Mars memiliki banyak kemiripan dengan Bumi.

Mars diketahui memiliki gunung tinggi, gunung berapi, kawah-kawah dengan garis tengah berkilo-kilo meter, dataran luas, karang curam, lembah, punggung bukit bergerifi, jurang dan bukit pasir. Keadaan di Mars tidak cukup ideal untuk manusia jika dibandingkan dengan Bumi.

Jika manusia ingin tinggal di sana maka dibutuhkan alat bantu pernapasan. Sebab, Mars memiliki suhu udara yang cukup rendah dan tekanan udara yang rendah pula. Komposisi udara di sana juga sebagian besar karbondioksida.

Nama ‘Mars’ diambil dari nama dewa perang pada mitologi Romawi dan dianggap sebagai dewa Ares pada mitologi Yunani. Orang Mesir Kuno menyebut planet ini dengan sebutan ‘Her Desher’ yang bermakna ‘yang merah’. Sementara orang Jawa menyebut planet ini dengan sebutan ‘Lintang Joko Belek’. Perlu Anda ketahui, belek merupakan sejenis penyakit yang membuat mata berwarna merah dan mengeluarkan lendir.

Baca :   Mengenal Kartografi, Ilmu dan Seni Membuat Peta

Memang, planet Mars dijuluki sebagai planet merah. Jika kita lihat dari kejauhan baik dengan teropong maupun tidak, Mars akan menampakkan dirinya berwarna merah. Warna merah ini disebabkan oleh keberadaan besi (III) oksida di permukaan planet Mars. Perlu Anda ketahui, planet Mars adalah salah satu dari lima planet yang bisa dilihat oleh manusia tanpa alat.

Mars memiliki batuan dan tanah yang sebagian besar mengandung zat besi. Nah, zat besi ini jika bereaksi dengan oksigen atmosfer akan membentuk warna merah. Oleh karena itu, Mars tampak berwarna merah.

Planet Mars mempunyai dua satelit, yakni Deimos dan Phobos. Planet ini mengorbit mengelilingi matahari selama 687. Mars juga berotasi, dengan kala rotasi 24,62 jam.

Satu hal yang unik dari planet Mars ialah ditemukannya perbukitan yang jika dilihat dari atas akan menampakkan seperti wajah manusia. Perbukitan ini ditemukan di daerah Cydonia Mensae. Tidak sedikit orang yang menyebut keunikan tersebut sebagai bukti peradaban yang telah lama musnah di Mars. Namun, peneliti telah membuktikan bahwa perbukitan yang menyerupai wajah manusia itu hanya penampakan alam biasa.

Ciri-ciri Planet Mars

Berikut ciri-ciri Mars si Planet Merah:

  • Mempunyai dua satelit;
  • Diamter: 6.794 km;
  • Kecepatan rotasi ekuator: 868,22 km/jam;
  • Periode rotasi sideris: 1,025957 hari atau 24 jam 37 menit 22 detik;
  • Revolusi terjadi 11 tahun 10 bulan 3 hari;
  • Gravitasi: 3,711 m/s2
  • Gravitasi permukaan: 3,69 m/s2 atau 0,376 g;
  • Rata-rata suhu -65 derajat celcius;
  • Tidak memiliki cincin;
Baca :   Lapisan Litosfer: Pengertian, Penyusun dan Manfaatnya

Planet Mars tidak memiliki cincin karena planet ini bukan termasuk bagian dari planet dalam. Sementara yang memiliki cincin adalah planet bagian luar, di antaranya Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Struktur Planet Mars

Struktur Planet Mars Olympus Mons

1. Stuktur dalam

Sebagaimana dijelaskan di atas, Mars memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari Bumi. Mars memiliki atmosfer tipis di mana karbondioksida merupakan kandungan utamanya. Aktivitas geologis di planet ini terus terjadi sebab permukaannya dikelilingi oleh gunung berapi raksasa, seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles Marineris. Mars mempunyai dua satelit alami kecil, yakni Phobos dan Deimos, yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.

2. Struktur luar

Planet Mars adalah planet keempat yang paling dekat dari Matahari. Ia mempunyai atmosfer yang tidak sama dengan Bumi. Mars mempunyai lapisan inti yang jari-jarinya diperkirakan sebesar 1.480 km. Planet ini mempunyai unsur penyusun yang terdiri atas besidan sulfur. Lapisan di atas inti Mars adalah lapisan mantel (selimut) Mars. Biasanya disebut mantel silikat yang membentuk objek tektonik dan vulkanik pada planet Mars.

Mars Berbahaya Bagi Manusia

atmosfer mars

Tidak sedikit orang yang menganggap planet Mars bisa ditinggali oleh manusia. Padahal, faktanya Mars berbahaya bagi manusia. Mengapa berbahaya?

Mars memiliki atmosfer yang tipis, sehingga radiasi matahari mudah masuk ke permukaan planet tersebut. Hal ini berbahaya bagi manusia karena radiasi matahari yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit serius. Di samping itu, tipisnya atmosfer ini menyebabkan Mars ‘tidak kebal’ akan serangan meteor dan benda-benda luar angkasa lainnya.

Baca :   Struktur Jaringan Tumbuhan dan Fungsinya

Mars juga memiliki temperature udara yang ekstrem. Sebagamana dijelaskan di atas, planet ini memiliki suhu rata-rata -65 derajat celcuis. Ini termasuk suhu super dingin yang membuat manusia sulit beraktivitas di permukaan Mars jika tidak mengenakan baju khusus. Lebih lanjut, saat memasuki musim panas, Mard akan bersuhu 68 derajat celcius.

Mars pun mengalami kondisi badai debu berhari-hari. Badai debu ini berlaku bagi seluruh wilayah planet ini.

Kemudian, Anda akan kesulitan mencari air bersih di Mars. Sebab, Mars merupakan planet yang dikelilingi gurun kering tandus dan bersuhu dingin. Kemungkinan, air yang ditemukan di sana berupa air yang membeku, itu pun berada di daerah-daerah tertentu saja.

Sebagaimana kita ketahui, air merupakan sumber kehidupan. Dengan sulitnya mencari air, manusia akan kesulitan hidup di Mars. Jangankan untuk bercocok tanam dan beternak, untuk kebutuhan minum manusia saja sudah tentu sangat sulit.

Dengan demikian, Mars tidaklah seperti Bumi yang dapat ditinggali manusia. Planet merah ini justru sangat berbahaya bagi manusia. Terlebih, peneliti abad ke-20 belum pernah menemukan tanda-tanda kehidupan di planet Mars, bahkan yang paling sederhana sekalipun.

You may also like

Leave a Comment