Pengertian Gelombang dan Sifat-sifatnya

by Trianilus
0 comment 128 views
Pengertian Gelombang dan Sifat-sifatnya

Anda tentunya sering mendengar kata ‘gelombang’ kan? Namun, apakah Anda mengetahui apa saja sifat-sifat gelombang?

Gelombang merupakan getaran yang merambat. Gelombang dapat merambat melalui medium dan tanpa medium. Gelombang bunyi merupakan contoh dari gelombang yang membutuhkan medium untuk merambat. Sementara gelombang radio merupakan contoh dari gelombang yang tidak membutuhkan medium untuk merambat.

Gelombang radio ini dapat dimanfaatkan para astronot untuk berkomunikasi di luar angkasa. Mengapa menggunakan gelombang radio? Karena di luar angkasa merupakan ruang hampa udara. Jika para astronot berkomunikasi seperti saat berada di Bumi, tentu saja suara mereka tidak akan terdengar. Mengapa demikian? Karena suara manusia membutuhkan medium untuk merambat.

Berikut penjelasan lengkap tentang pengertian gelombang dan sifat-sifat gelombang.

Pengertian Gelombang

Sebagaimana penjelasan di atas, secara sempit, gelombang adalah getaran yang merambat. Adapun pengertian gelombang secara umum adalah getaran yang merambat, baik melalui medium atau tanpa medium.

Apa itu medium? Medium adalah zat perantara untuk merambatkan suatu gelombang. Suatu medium dapat dikatakan (1) linear, bila gelombang yang ada di semua titik tertentu di medium itu dapat dijumlahkan; (2) terbatas, bila gelombang terbatas; (3) isotropik bila fisiknya memiliki ciri-ciri yang sama di arah yang berbeda dan; (4) seragam, bila fisiknya memiliki cici-ciri tidak berubah di titik yang berbeda.

Baca :   Memahami Bagaimana Proses Terjadinya Hujan

Selain itu, gelombang juga dapat disebut sebagai energi getaran yang merambat tanpa memindahkan materi perantaranya (mediumnya). Namun gelombang dapat memindahkan energi tertentu. Dari satu tempat ke tempat lainnya. Contohnya adalah gelombang air laut akibat hembusan angin.

Di samping itu, ada beberapa contoh gelombang yang dapat kita jumpai di sekitar kita, di antaranya gelombang bunyi, gelombang radio, gelombang cahaya dan lainnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa gelombang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia sehari-hari.

Sifat-sifat Gelombang

Secara umum, terdapat tujuh sifat-sifat gelombang. Sifat-sifat gelombang ini dapat disebut juga sebagai ciri atau karakteristik yang ada pada gelombang. Anda tidak menemukan tujuh sifat ini kecuali pada gelombang.

1. Refleksi

Refleksi merupakan perubahan arah rambat gelombang saat bertemu dengan bidang batas 2 medium. Refleksi ini mengacu pada hukum pemantulan, yang mana (1) besarnya sudut datang dan sudut pantul adalah sama, delombang dan; (2) gelombang datang, gelombang pantul dan haris normal berada pada satu bidang datar.

2. Refraksi

Refraksi adalah pembelokan arah lintasan gelombang karena melewati dua medium yang berbeda. Indeks bias medium akan berbeda jika medium yang dilalui berbeda. Perbedaan indeks bias ini menyebabkan cepat rambat cahaya berbeda, sehingga seolah terdapat pembelokan arah lintasan cahaya.

Pembiasan dapat dirumuskan sebagai berikut

n = c/v

Keterangan:

n : indeks biasa

c : cepat rambatan cahaya pada ruang hampa (m/s)

Baca :   Peran Jantung pada Sistem Peredaran Darah Makhluk Hidup

v : cepat rambatan cahaya pada suatu medium (zat perantara)

3. Dispersi

Dispersi merupakan penguraian warna polikromatik (putih) menjadi monokromatik saat seberkas cahaya dilewatkan melalui prisma. Peristiwa ini dapat Anda temui pada pelangi. Cahaya polikromatik pelangi yang mulanya berwarna putih berubah karena terurai menjadi merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu.

4. Difraksi

Difraksi adalah penyebaran gelombang karena melalui suatu celah kecil atau ujung sebuah penghalang. Anda dapat menemukan peristiwa ini saat Anda berada di gang sempit, yang mana Anda masih bisa mendengarkan suara-suara kendaraan, seperti mobil atau sepeda motor.

5. Interferensi

Interferensi merupakan pertemuan dan perpaduan antara dua gelombang cahaya. Kita dapat mengamati interferensi dengan jelas jika berkas kedua gelombang itu bersifat koheren, yang mana amplitude dan frekuensinya sama dengan fase tetap. Interferensi terdiri atas dua jenis, yakni interferensi destruktif (melemahkan) dan interferensi konstruktif (menguatkan).

6. Polarisasi

Polarisasi merupakan peristiwa yang mana sebagian arah getar gelombang terserap. Anda hanya dapat menemukan peristiwa polarisasi pada gelombang transversal.

7. Efek Doppler

Efek Doppler merupakan efek berubahnya frekuensi bunyi sebagai akibat adanya kecepatan relatif antara sumber dan pengamat. Efek Doppler biasanya digunakan radar polisi untuk melacak atau mengukur laju mobil.

Jenis-jenis Gelombang

Terdapat beberapa jenis gelombang yang diklasifikasikan berdasarkah arah rambatnya, mediumnya dan amplitudonya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca :   Memahami Cara Kerja Kromatografi

1. Jenis-jenis gelombang menurut arah rambatnya

  • Gelombang transversal yaitu suatu gelombang yang arah getarannya mengarah tegak lurus dengan arah rambatnya. Kita bisa menemukan gelombang jenis ini pada gelombang cahaya, tali, seismik sekunder dan lainnya;
  • Gelombang longitudinal yaitu suatu gelombang yang arah getarannya sejajar dengan arah rambatnya. Kita bisa menemukan gelombang jenis ini pada gelombang bunyi, seismik primer, pegas dan lainnya.

2. Jenis-jenis gelombang menurut mediumnya

  • Gelombang mekanik, ialah gelombang yang memerlukan medium (zat perantara) untuk merambat. Medium gelombang mekanik bisa berupa zat cair, padat atau gas. Contohnya adalah gelombang bunyi yang bisa merambat melalui zat cair, padat dan gas. Selain itu, contoh gelombang mekanik di antaranya gelombang tali dan gelombang di atas permukaan air laut;
  • Gelombang elektromagnetik, ialah gelombang yang tidak memerlukan medium (zat perantara) untuk merambat. Dengan begitu, gelombang elektromagnetik dapat merambat sekalipu di dalam ruang hampa. Contohnya adalah gelombang radio, inframerah, sinar ultraviolet dan lainnya.

3. Jenis-jenis gelombang menurut amplitudonya

  • Gelombang stasioner (diam), ialah gelombang yang mempunyai besaran amplitudo yang berubah-ubah alias tidak tetap. Contohnya adalah sebuah tali yang diikatkan pada tiang lalu ujung yang lain diayunkan.
  • Gelombang berjalan, ialah gelombang yang mempunyai besaran amplitudo yang tidak berubah-ubah alias tetap (statis). Contohnya adalah gelombang air.

Demikian ulasan tentang pengertian gelombang beserta sifat-sifat, jenis-jenis dan contohnya. Semoga ulasan ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan baru untuk Anda.

You may also like

Leave a Comment