Pengertian Literatur dan Jenis-jenisnya

by Shara Nurrahmi
0 comment 23 views
Pengertian Literatur dan Jenisnya

Apakah Anda sudah mengetahui pengertian literatur? Istilah literatur mυngkіn tіԁаk аѕіng di tеӏіngа bagi seorang akademisi atau peneliti. Khususnya bagi Anda yang berkecimpung dalam penulisan karya ilmiah. Anda pastinya membutuhkan bаnуаk referensi. Literatur secara harfiah diambil dari kata bahasa іnggгіѕ yakni “literature”. Kata tersebut mеmіӏіkі arti karya ѕаѕtга аtаυ kesusastraan. Baik berupa novel, drama atau puisi.

Literatur adalah sebuah acuan atau rujukan. Wujudnya berupa karya tulis. Karya tersebut dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan dalam ilmu pengetahuan sebab dianggap mempunyai keunggulan atau manfaat abadi.

Literatur juga diartikan sebagai sumber informasi. Gunanya sebagai referensi untuk penggunanya.

Jadi, kesusastraan ini tak hanya berwujud tulisan. Namun,  juga dapat berbentuk film, piringan hitam, rekaman, laserdisc, serta benda lainnya yang dapat memberi informasi yang bermanfaat.

Definisi kesusastraan berdasarkan ALA Glossary of Library and Information Science 1983 adalah bahan bacaan untuk segala aktivitas. Baik yang bersifat intelektual maupun rekreasi.

Kesusastraan membantu pengguna mencari informasi yang dibutuhkan. Selain itu juga dapat memperkuat informasi yang didapatkan dari analisis maupun hipotesis. Rujukan merupakan informasi tambahan yang digunakan untuk melengkapi suatu informasi

Pengertian Literatur Berdasarkan Jenis-jenisnya

Selanjutnya akan dibahas definisi kesusastraan berdasarkan jenis-jenisnya. Terdapat tiga jenis literatur. Pada dasarnya kesusastraan dibedakan menurut beberapa kategori. Pertama, menurut lokasi penempatan koleksi. Kedua, menurut tingkat kedalaman analisis. Ketiga, menurut sifatnya.

Baca :   Macam-macam Kalimat Asking for Permission

1.  Berdasarkan Lokasi Penempatan Koleksi

Jenis kesusastraan berdasarkan lokasi penempatan koleksinya dibagi lagi menjadi dua, yakni:

  • Koleksi Umum

Koleksi umum adalah kesusastraan yang terdiri dari bermacam buku untuk tingkat pembaca dewasa. Jenis ini umumnya ditempatkan di rak yang terbuka serta bebas digunakan oleh siapa saja sebagai sumber bacaan. Beberapa contohnya yaitu buku populer tentang budidaya tanaman, novel, serial komik, dan sebagainya.

  • Koleksi Referensi

Koleksi referensi adalah kesusastraan yang isinya kumpulan informasi yang secara khusus bisa dimanfaatkan untuk menjawab berbagai pertanyaan penggunanya. kesusastraan jenis ini umumnya berwujud kamus, buku pedoman, serta ensiklopedia.

2. Berdasarkan Tingkat Kedalaman Analisis

Jenis kesusastraan menurut tingkat kedalaman analisis dibagi menjadi 3. Di antaranya literatur primer, sekunder, dan tersier. Berikut adalah penjelasannya.

  • Literatur Primer

Literatur primer adalah kesusastraan yang disusun berdasarkan hasil penelitian yang hasilnya belum pernah diterbitkan. kesusastraan jenis ini umumnya memuat bermacam gagasan atau teori-teori baru dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan.

Beberapa contoh literatur primer adalah jurnal, tesis, disertasi, laporan penelitian, makalah, dan sebagainya. Ciri-ciri literatur primer adalah:

Bersumber dari tangan pertama sehingga sifatnya orisinil tanpa terdapat perubahan atau modifikasi. Merupakan bukti dari pendaftaran serta penerapan sebuah temuan atau gagasan yang baru. Berupa karya tulis ilmiah yang disusun untuk mendapatkan gelar doktor di suatu universitas. Makalah atau kumpulan paperwork yang diajukan untuk konferensi, seminar, dan sebagainya.

  • Literatur Sekunder
Baca :   Pengertian & Metode Penelitian Tindakan Sekolah

Definisi literatur sekunder adalah kesusastraan yang disusun dengan merujuk maupun mengutip dari hasil yang telah ada dalam literatur primer. Literatur sekunder umumnya memuat teori-teori yang sudah ditemukan sebelumnya. Selain itu juga cenderung tidak menampilkan temuan yang bersifat baru.

Contoh literatur sekunder adalah abstrak, indeks, majalah, surat kabar, serta karya tulis lainnya. Literatur sekunder memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Sumber kesusastraan bukan dari tangan pertama. Berupa modifikasi dari literatur primer. Berisi informasi terkait data primer yang disajikan dalam bentuk yang lebih mudah dimanfaatkan. Diterbitkan secara lebih informatif sebab didukung oleh dokumen lain.

  • Literatur Tersier

Literatur tersier adalah literatur yang memuat bermacam informasi. Isinya berupa petunjuk untuk dapat memperoleh literatur sekunder. Beberapa contohnya yakni direktori dari direktori, bibliografi dari beberapa bibliografi, dan sebagainya.

Ciri-ciri umumnya adalah tidak berasal dari tangan pertama. Informasi yang terdapat dalam literatur ini berasal dari sumber primer, kemudian ditafsirkan atau dimodifikasi. Literatur ini pun memuat berbagai informasi yang memiliki hubungan dengan dokumen primer. Namun penyajiannya dalam bentuk yang lebih mudah dimanfaatkan oleh pengguna.

3. Berdasarkan Sifat Literatur

Terakhir, ada jenis literatur yang dikategorikan berdasarkan sifatnya. Jenis ini dibagi kembali menjadi tiga, yaitu dokumen tekstual, non tekstual, serta campuran. Berikut penjelasannya lebih lanjut.

  • Dokumen Tekstual

Dokumen tekstual adalah literatur yang memuat berbagai jenis teks tertulis. Literatur jenis ini dapat digunakan oleh pembaca.

  • Dokumen Non Tekstual
Baca :   Pengertian Kinerja Guru & Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pendidikan

Dokumen non tekstual adalah literatur yang memuat informasi dalam bentuk selain teks. Misalnya, gambar, suara, foto, video, dan sebagainya.

  • Dokumen Campuran

Dokumen campuran adalah literatur yang merupakan gabungan dokumen tekstual serta dokumen non tekstual. Jenis literatur ini umumnya dibuat setelah kedua jenis dokumen tersebut telah diterbitkan.

Nah, itu tadi pengertian literatur, jenis-jenis, serta beberapa ciri umumnya. Anda bisa menemukan berbagai jenis literatur di berbagai jenis media. Sumber yang Anda miliki pun akan semakin banyak. Membaca literatur tentu amat penting untuk memperoleh informasi. Selain itu juga membantu penelitian yang tengah dilakukan.

You may also like

Leave a Comment