Teori Belajar Sibernetik: Pengertian, Prinsip, Kelebihan & Kekurangan

by Storie Navy
0 comment 188 views
Teori Belajar Sibernetik

Komunikasi dapat menjangkau setiap sudut kehidupan manusia, tidak terkecuali dalam proses belajar. Proses belajar tentu tidak akan terjadi tanpa adanya komunikasi. Para ahli teori komunikasi memang belum terlalu memberi penjelasan untuk merumuskan teori pelajaran. Tapi ada beberapa teori belajar yang mengandung teori komunikasi secara implisit, dan beberapa teori komunikasi juga sangat relevan dengan belajar. Sekarang ini kita mengenal beberapa teori pembelajaran yang lebih memusatkan pada pendidikan, psikologi dan bidang kajian lainnya. Nah, teori sibernetik merupakan suatu teori belajar yang berakar dari psikologi dan pada akhirnya diaplikasikan dalam pendidikan. Memang teori ini masih terbilang baru dan bertumpu pada pembelajaran sistem informasi.

Pengertian Teori Belajar Sibernetik

Teori belajar sibernetik sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu “kybernetes” yang memiliki arti pilot atau supir. Sedangkan untuk kata dengan makna yang sama memiliki arti perintah dan pemerintah. Dengan memiliki latar belakang ilmu yang berbeda, ada beberapa para ahli yang memiliki definisi sendiri mengenai pengertian dari sibernetika, mari kita lihat penjelasannya di bawah ini:

  • Norbert Wiener: Merupakan orang pertama yang menggunakan istilah sibernetika dalam bahasa Inggris yaitu “cybernetics”. Norbet Wiener memiliki pengertian mengenai sibernetika yaitu sebuah ilmu kontrol dan komunikasi dalam dunia hewan dan mesin. Ia menyadari bahwa potensi revolusioner dari sibernetika bagi perkembangan teknologi dan ilmu-ilmu biologi serta ilmu sosial tingkat lanjut. Dalam perkembangannya sendiri, sibernetika menawarkan berbagai kosa kata yang unik bagi bidang studi ilmu komunikasi.
  • Stafford Beer: Menurutnya sibernetika bertindak sebagai ilmu organisasi yang efektif.
  • Stephen W. Littlejohn: Memiliki pengertian sendiri mengenai sibernetika, yaitu salah satu studi mengenai kontrol dan aturan diri pada suatu sistem tertentu. Karena sangat penting, sibernetika menjadi sinonim dengan teori sistem.
  • Robert Craig: Merupakan sistem berpikir sebagai tradisi dalam teori komunikasi.
  • Para ahli teori organisasi: Sedangkan menurut mereka, sibernetika adalah sebuah ilmu untuk dapat memproses informasi, mengambil keputusan, pembelajaran, pengadaptasian dan organisasi yang terjadi dalam kelompok, individu, organisasi, bangka ataupun mesin.
  • Gregory Bateson: Memiliki pendapat bahwa sibernetika adalah sebuah bentuk yang lebih dari substansi.
  • Gordon Pask: Dan menurutnya sibernetika adalah seni memanipulasi berbagai macam metafora yang dapat dipertahankan. Ia menggunakan sebuah pendekatan teori sibernetika untuk konsep jaringan dan interaksi dengan sebuah komputer dalam menciptakan sebuah kerangka kerja dimana berbagai sudut pandang yang berlawanan lalu dikirim ulang dan didiskusikan terlebih dahulu sebelum memutuskan kesimpulan. Kerangka kerja dapat menjelaskan proses dimana pengetahuan itu dapat dibentuk. Sistem sibernetika pertama-tama akan mempengaruhi lingkungan, dan setelah itu mereka akan merasakan apa saja perubahan yang terjadi. Secara inisial, teori sibernetika dapat digunakan untuk memperlihatkan bagaimana suatu sistem bisa mendapatkan pengetahuan secara berkelanjutan melalui interaksi baik dengan pengguna ataupun mesin dan lalu diaplikasikan oleh Gordon Pask untuk menjelaskan peran percakapan dalam bidang pembelajaran.
Baca :   Silabus PPKN Kurikulum 2013 Revisi 2018 Untuk SMP Kelas 7, 8, 9

Prinsip-Prinsip Teori Sibernetik

Ada berbagai prinsip dari teori sibernetik dan Joy Murray (2006) telah meringkasnya, seperti yang berikut ini:

  • Kita semua bertindak sebagai pengamat.
  • Sebagai pengamat kita akan selalu tertanam pada sistem tertentu dan tidak bisa mengklaim pandangan apapun dari luar
  • Kita hanya mempunyai satu pikiran atau satu tubuh, dan berbagai sejarah hidup yang ada hanyalah untuk diamati. Maka dari itu pengamatan kita tidak bisa dilakukan oleh orang lain.
  • Kita dapat memperhatikan perbedaan apa saja yang ada dan membuat perbedaan terhadap lingkungan ataupun sistem. Pengamat akan merancang berbagai informasi dan menyajikannya untuk kita.
  • Informasi muncul dalam suatu proses hidup antara pengamat dan juga sistem.
  • Melalui komunikasi dan tentunya umpan balik secara konstan, kita dapat mengubah gambaran mengenai dunia dan mengubahnya.
  • Sedangkan perubahan ini dinamakan dengan pembelajaran.
  • Belajar di timbulkan dari kebutuhan untuk bertahan dalam hal ekonomi, sosial, budaya, ataupun fisik dan lebih memungkinkan kita untuk terus hidup.
  • Belajar sendiri memang dipicu oleh lingkungan, pastinya akan sesuai dengan sejarah kehidupan kita yang akan diantisipasi, dan setiap orang akan memiliki perbedaan.
  • Kita semua merupakan pengamat yang mengamati sebuah sistem tertentu.

Menurut Joy Murray prinsip-prinsip tersebut adalah jawaban atas berbagai pertanyaan mengenai apa yang dimaksud dengan belajar, mengapa kita belajar, atau bagaimana pembelajaran bisa terjadi.

Baca :   Sarana dan Prasarana Pendidikan

Kelebihan dan Kekurangan Teori Belajar Sibernetika

Ada beberapa kelebihan serta kekurangan dari teori belajar sibernetika, untuk lebih jelasnya simak pembahasannya yang berikut ini:

Kelebihan

  • Bisa diterapkan dalam kelompok sesuai dengan instruksi dalam kelas bagi setiap individu yang ada.
  • Lebih memungkinkan pengajar untuk dapat memahami beberapa mekanisme dasar yang ada dan mengendalikan proses pembelajaran tersebut.
  • Dapat menyediakan pendidikan dasar untuk diri sendiri.
  • Untuk mengembangkan instruksional ulangan maka digunakanlah prinsip-prinsip dari teori sibernetika.
  • Dapat mengembangkan program pendidikan pengajar melalui cara memperkerjakan mekanisme umpan balik untuk memodifikasi perilaku pengajar tersebut.
  • Menstimulasi keterampilan pengajaran sosial dan analisis interaksi didasarkan pada teori umpan balik dengan adanya praktek-praktek yang inovatif pada program pendidikan tersebut.
  • Memungkinkan pengajar untuk memahami serta menganalisa secara ilmiah pengajaran dengan adanya berbagai elemen pada suatu sistem pengajaran yaitu input, proses dan output.
  • Kegiatan pengajakan akan membuat tujuan pembelajaran menjadi lebih terorganisasi dan tertsrtukur dengan baik.

Kekurangan

Ada kekurangan yang dimiliki teori belajar sibernetik ini yaitu memang sulit untuk diterapkan atau diaplikasikan dalam suatu proses pembelajaran karena pembahasan proses belajarnya tidak secara langsung dilakukan.

You may also like

Leave a Comment